<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Meski Tak Puitis</title>
	<atom:link href="http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm</link>
	<description>Ode &#124; Puisi &#124; Cerpen &#124; Prosa &#124; Lirik &#124; Sajak &#124; Dsb</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Feb 2010 20:47:36 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: KenzT</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-209</link>
		<dc:creator>KenzT</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 20:47:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-209</guid>
		<description>ehmmm sebenernya saya juga hanya manusia biasa, bukan seorang penulis apalagi pujangga. Semua yang aku tulis hanyalah perasaan yang ada. Mayoritas tulisanku hanyalah proses pendewasaan hidupku sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ehmmm sebenernya saya juga hanya manusia biasa, bukan seorang penulis apalagi pujangga. Semua yang aku tulis hanyalah perasaan yang ada. Mayoritas tulisanku hanyalah proses pendewasaan hidupku sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: KenzT</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-208</link>
		<dc:creator>KenzT</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 20:45:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-208</guid>
		<description>setiap orang punya kelebihannya masing-masing.... jangan berkecil hati.... puisi diatas juga cuman seperti itu, masih banyak karya rekan lain yang jauh lebih bagus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setiap orang punya kelebihannya masing-masing&#8230;. jangan berkecil hati&#8230;. puisi diatas juga cuman seperti itu, masih banyak karya rekan lain yang jauh lebih bagus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ela</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-191</link>
		<dc:creator>ela</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 12:20:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-191</guid>
		<description>bang.... puitis nya baguz banget...&amp;..mendalam lagi ???
mungkin ku sudah menjauh melangkah
sehingga ku tak dapat lagi memeluk bayangmu
mungkin hati ini telah pudar karnamu
sehingga bayang ini kan lenyap seketika
awan malam menutupi bayang semu
bayang yang selalu tergambar akan wajahmu
jeritan hati kian membara
melihat kau rapu dari pandanganku
tapi, semu itu telah terjadi
tak dapat kata yang bisa ku ucap
hanya gelimangan air mata yang dapat menjawab</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bang&#8230;. puitis nya baguz banget&#8230;&amp;..mendalam lagi ???<br />
mungkin ku sudah menjauh melangkah<br />
sehingga ku tak dapat lagi memeluk bayangmu<br />
mungkin hati ini telah pudar karnamu<br />
sehingga bayang ini kan lenyap seketika<br />
awan malam menutupi bayang semu<br />
bayang yang selalu tergambar akan wajahmu<br />
jeritan hati kian membara<br />
melihat kau rapu dari pandanganku<br />
tapi, semu itu telah terjadi<br />
tak dapat kata yang bisa ku ucap<br />
hanya gelimangan air mata yang dapat menjawab</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Thomses</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-177</link>
		<dc:creator>Thomses</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:53:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-177</guid>
		<description>Terbentur ku pada kehadiran yang sempurna
menggetarkan hati setengah mati.
Hingga sekujurnya pun luluh tak berdaya untuk selanjutnya...
Adalah suatu kemudian yang membuat mata tak pernah bisa terlelap ditiap
perjalanan yang selalu terapung memikirkannya.

Oh, Tuhan… Katakanlah aku bisa miliki dia…..

Terbentur ku pada setangkup hasrat yang bergejolak
menggetarkan hati setengah mati.
Hingga sekujurnya pun rapuh tak berdaya untuk selanjutnya...
Adalah suatu kemudian yang membuat jiwa tak pernah bisa tertidur ditiap
malam yang selalu menggoda memimpikannya.


( The Thomses )</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terbentur ku pada kehadiran yang sempurna<br />
menggetarkan hati setengah mati.<br />
Hingga sekujurnya pun luluh tak berdaya untuk selanjutnya&#8230;<br />
Adalah suatu kemudian yang membuat mata tak pernah bisa terlelap ditiap<br />
perjalanan yang selalu terapung memikirkannya.</p>
<p>Oh, Tuhan… Katakanlah aku bisa miliki dia…..</p>
<p>Terbentur ku pada setangkup hasrat yang bergejolak<br />
menggetarkan hati setengah mati.<br />
Hingga sekujurnya pun rapuh tak berdaya untuk selanjutnya&#8230;<br />
Adalah suatu kemudian yang membuat jiwa tak pernah bisa tertidur ditiap<br />
malam yang selalu menggoda memimpikannya.</p>
<p>( The Thomses )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: chuy brother</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-173</link>
		<dc:creator>chuy brother</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 04:34:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-173</guid>
		<description>bang,,, gie mana see cara&#039;a menjadi seorang puits??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bang,,, gie mana see cara&#8217;a menjadi seorang puits??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aboed</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-162</link>
		<dc:creator>aboed</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 12:32:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-162</guid>
		<description>haduduh...mantaff puisinya, ane pengen bikin yg kek gini nih ga bisa2...awesome..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>haduduh&#8230;mantaff puisinya, ane pengen bikin yg kek gini nih ga bisa2&#8230;awesome..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Puisi-ku! &#171; Anakku Tersayang&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-154</link>
		<dc:creator>Puisi-ku! &#171; Anakku Tersayang&#8230;&#8230;.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 08:27:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-154</guid>
		<description>[...] diatas saya kutip dari http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm dan kuhadiahkan buat suami tercinta di ulang tahunnya yang ke 29 tanggal 28 Oktober tahun lalu. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] diatas saya kutip dari <a href="http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm dan kuhadiahkan" rel="nofollow">http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm dan kuhadiahkan</a> buat suami tercinta di ulang tahunnya yang ke 29 tanggal 28 Oktober tahun lalu. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arcy</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-136</link>
		<dc:creator>arcy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 03:53:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-136</guid>
		<description>puisinya bagus banget,,,
kyk kisah gw,,
terus berkarya,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>puisinya bagus banget,,,<br />
kyk kisah gw,,<br />
terus berkarya,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: VT</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-109</link>
		<dc:creator>VT</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 12:08:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-109</guid>
		<description>aku ngga pernah mengerti dengan hidupku
walaupun demikian aku jalani hidupku
tanpaku tau yang akan terjadi pada hidupku
rasanya aku ingin menangis....tuhanku
tanpa aku lelah untuk mengisi segala kekosongan
dalam hidupku
hatiku hampa saatku tau dia begitu
dirinya yang tak pernah berubah membuat aku bertanya
siapakah dia yang dulu aku cinta?
mengapa....mengapa tuhan dia siksa hidupku
dia hancurkan segala mauku
dia memang bukan yang terbaik bagiku
dan begitupun aku sebaliknya
setiap hariku berfikir dan bertanya,mungkinkah aku
bisa menjadikan yang terbaik buat diriku
aku dan anak-anakku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku ngga pernah mengerti dengan hidupku<br />
walaupun demikian aku jalani hidupku<br />
tanpaku tau yang akan terjadi pada hidupku<br />
rasanya aku ingin menangis&#8230;.tuhanku<br />
tanpa aku lelah untuk mengisi segala kekosongan<br />
dalam hidupku<br />
hatiku hampa saatku tau dia begitu<br />
dirinya yang tak pernah berubah membuat aku bertanya<br />
siapakah dia yang dulu aku cinta?<br />
mengapa&#8230;.mengapa tuhan dia siksa hidupku<br />
dia hancurkan segala mauku<br />
dia memang bukan yang terbaik bagiku<br />
dan begitupun aku sebaliknya<br />
setiap hariku berfikir dan bertanya,mungkinkah aku<br />
bisa menjadikan yang terbaik buat diriku<br />
aku dan anak-anakku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: verra tina</title>
		<link>http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm/comment-page-1/#comment-108</link>
		<dc:creator>verra tina</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 11:55:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.odecya.com/?p=65#comment-108</guid>
		<description>kau lukai hatiku dengan kelakuanmu
kau diamkan aku selama maumu
apa kau tidak merasakan betapa sepinya malamku
tanpa jamahanmu....suamiku
tidakkah kau mengerti maksutku
aku ingin kau sentuh selama mauku
berilah aku sedikit kehangatan dalam tidurku
kuingin kau menciumku seperti waktu kita pacaran dulu....
kuingin kau mencintaku apa adanya 
tanpa batas waktu yang sudah tentu
kungin merasakan pelukmu....pelukkan hangat suamiku
bercumbu seperti dulu....begitu indah rasa itu
aku ingin kau mengulangnya tanpa ada rasa bosan dihatimu
aku cinta kamu suamiku....kuingin kaupun demikian padaku
jangan nanti kau menyesal karena menyia-nyiakan cintaku
karena aku akn pergi bersama cintaku sampai mati
sampai akhir hayatku membenci suamiku sendiri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kau lukai hatiku dengan kelakuanmu<br />
kau diamkan aku selama maumu<br />
apa kau tidak merasakan betapa sepinya malamku<br />
tanpa jamahanmu&#8230;.suamiku<br />
tidakkah kau mengerti maksutku<br />
aku ingin kau sentuh selama mauku<br />
berilah aku sedikit kehangatan dalam tidurku<br />
kuingin kau menciumku seperti waktu kita pacaran dulu&#8230;.<br />
kuingin kau mencintaku apa adanya<br />
tanpa batas waktu yang sudah tentu<br />
kungin merasakan pelukmu&#8230;.pelukkan hangat suamiku<br />
bercumbu seperti dulu&#8230;.begitu indah rasa itu<br />
aku ingin kau mengulangnya tanpa ada rasa bosan dihatimu<br />
aku cinta kamu suamiku&#8230;.kuingin kaupun demikian padaku<br />
jangan nanti kau menyesal karena menyia-nyiakan cintaku<br />
karena aku akn pergi bersama cintaku sampai mati<br />
sampai akhir hayatku membenci suamiku sendiri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
