Categorized | Featured, Puisi

Meski Tak Puitis

Ku tak pernah ingin mempuitiskan semuanya
Melebihi apa yang kurasa, ku tak biasa…
Ku tak ingin mempesonamu lewat tumpukan kata
Belum tentu kau temukan makna, lalu kau lupa

Lebih baik ku mencintaimu saja, tanpa kata-kata
Melangkahkan kakiku terus di jalan kesetiaan
Tulus mencintaimu tanpa banyak permintaan
(mungkin) Itu lebih indah bagimu… bagi kita

Meski tak puitis

18 Comments For This Post

  1. ela Says:

    bang…. puitis nya baguz banget…&..mendalam lagi ???
    mungkin ku sudah menjauh melangkah
    sehingga ku tak dapat lagi memeluk bayangmu
    mungkin hati ini telah pudar karnamu
    sehingga bayang ini kan lenyap seketika
    awan malam menutupi bayang semu
    bayang yang selalu tergambar akan wajahmu
    jeritan hati kian membara
    melihat kau rapu dari pandanganku
    tapi, semu itu telah terjadi
    tak dapat kata yang bisa ku ucap
    hanya gelimangan air mata yang dapat menjawab

    [Reply]

  2. Thomses Says:

    Terbentur ku pada kehadiran yang sempurna
    menggetarkan hati setengah mati.
    Hingga sekujurnya pun luluh tak berdaya untuk selanjutnya…
    Adalah suatu kemudian yang membuat mata tak pernah bisa terlelap ditiap
    perjalanan yang selalu terapung memikirkannya.

    Oh, Tuhan… Katakanlah aku bisa miliki dia…..

    Terbentur ku pada setangkup hasrat yang bergejolak
    menggetarkan hati setengah mati.
    Hingga sekujurnya pun rapuh tak berdaya untuk selanjutnya…
    Adalah suatu kemudian yang membuat jiwa tak pernah bisa tertidur ditiap
    malam yang selalu menggoda memimpikannya.

    ( The Thomses )

    [Reply]

  3. chuy brother Says:

    bang,,, gie mana see cara’a menjadi seorang puits??

    [Reply]

  4. aboed Says:

    haduduh…mantaff puisinya, ane pengen bikin yg kek gini nih ga bisa2…awesome..

    [Reply]

    KenzT Reply:

    setiap orang punya kelebihannya masing-masing…. jangan berkecil hati…. puisi diatas juga cuman seperti itu, masih banyak karya rekan lain yang jauh lebih bagus.

    [Reply]

  5. arcy Says:

    puisinya bagus banget,,,
    kyk kisah gw,,
    terus berkarya,,

    [Reply]

  6. VT Says:

    aku ngga pernah mengerti dengan hidupku
    walaupun demikian aku jalani hidupku
    tanpaku tau yang akan terjadi pada hidupku
    rasanya aku ingin menangis….tuhanku
    tanpa aku lelah untuk mengisi segala kekosongan
    dalam hidupku
    hatiku hampa saatku tau dia begitu
    dirinya yang tak pernah berubah membuat aku bertanya
    siapakah dia yang dulu aku cinta?
    mengapa….mengapa tuhan dia siksa hidupku
    dia hancurkan segala mauku
    dia memang bukan yang terbaik bagiku
    dan begitupun aku sebaliknya
    setiap hariku berfikir dan bertanya,mungkinkah aku
    bisa menjadikan yang terbaik buat diriku
    aku dan anak-anakku

    [Reply]

  7. verra tina Says:

    kau lukai hatiku dengan kelakuanmu
    kau diamkan aku selama maumu
    apa kau tidak merasakan betapa sepinya malamku
    tanpa jamahanmu….suamiku
    tidakkah kau mengerti maksutku
    aku ingin kau sentuh selama mauku
    berilah aku sedikit kehangatan dalam tidurku
    kuingin kau menciumku seperti waktu kita pacaran dulu….
    kuingin kau mencintaku apa adanya
    tanpa batas waktu yang sudah tentu
    kungin merasakan pelukmu….pelukkan hangat suamiku
    bercumbu seperti dulu….begitu indah rasa itu
    aku ingin kau mengulangnya tanpa ada rasa bosan dihatimu
    aku cinta kamu suamiku….kuingin kaupun demikian padaku
    jangan nanti kau menyesal karena menyia-nyiakan cintaku
    karena aku akn pergi bersama cintaku sampai mati
    sampai akhir hayatku membenci suamiku sendiri

    [Reply]

  8. umbu Says:

    haloo bang….
    jujur aja bang apresiasi setinngginya buat tulisannya abang..
    khusnya 10 alasan mencintaimu….
    bang bisa di aarin kiat2nya?

    [Reply]

    KenzT Reply:

    ehmmm sebenernya saya juga hanya manusia biasa, bukan seorang penulis apalagi pujangga. Semua yang aku tulis hanyalah perasaan yang ada. Mayoritas tulisanku hanyalah proses pendewasaan hidupku sendiri.

    [Reply]

  9. remi Says:

    boleh g mas puisi2x aku kasih ke cewek yg ak sayangi?

    [Reply]

  10. sLy_ Says:

    kereennn… puisiny…
    btw, bleh g’ daku kci bwt seseorang???

    [Reply]

    KenzT Reply:

    boleh…. siapa aja boleh…. niatnya emang buat berbagi…

    [Reply]

  11. c h a c a Says:

    a simple poem…but so deep… i like it..

    [Reply]

  12. dhini Says:

    lam kenal maz….
    aq suka ma puisi yg judulnya meski tak puitis
    boleh ga aq kasihkan seseorang ??? thx b4

    [Reply]

    KenzT Reply:

    boleh-boleh aja. Kenzt ikut senang kalo seseorang yang kamu kasih puisi diatas menjadi terhibur

    BTW, salam kenal yah….

    [Reply]

  13. Angel Says:

    What a wonderfull poems,,,, i like that so much even this is the first time i knew this site…. LLLLLLuuuuuuuvvvvvvvv it…..

    [Reply]

    KenzT Reply:

    Angel ? what a wonderful name ? thanx for your great comment.

    [Reply]

  14. imam Says:

    aq baru kali ini baca puisi yang menyentuh perasaan

    it’s very ferpect

    [Reply]

    KenzT Reply:

    Makasih Imam yah…

    [Reply]

  15. novi Says:

    Saya suka banget puisi ini, mohon ijin ya…saya mo kasih buat seseorang yang saya cintai, boleh?

    [Reply]

    KenzT Reply:

    Silakan Novi…. semoga seseorang tersebut bisa menyukainya juga….

    [Reply]

  16. lien Says:

    q suka sekali semua puisi2 di sini… enak di bacanya menyentuh … he..he..lam kenal mz

    [Reply]

    KenzT Reply:

    salam kenal juga ya Lien…. makasih udah mampir

    [Reply]

  17. Saiful Bahri Says:

    Puisi mas Kenzt emang bagus banget, hingga aku ingin terus membaca berulang kali. Thanks ya Mas….

    [Reply]

    KenzT Reply:

    Thanx juga udah sudi berkunjung dan berkomentar… :)

    [Reply]

  18. titan Says:

    bagus bgt puisimu mz…

    knp aq slalu hanyut bila membaca smua puisimu

    indah….

    [Reply]

    KenzT Reply:

    Makasih ya Titan buat apresiasi kamu + pujiannya

    bingung mau nanggepin seperti apa kalo dipuji begini….
    :D

    [Reply]

3 Trackbacks For This Post

  1. Puisi-ku! « Anakku Tersayang……. Says:

    [...] diatas saya kutip dari http://www.odecya.com/puisi/meski-tak-puitis.htm dan kuhadiahkan buat suami tercinta di ulang tahunnya yang ke 29 tanggal 28 Oktober tahun lalu. [...]

  2. Odecya.Com: Meski Tak Puitis dalam Puisi Cinta AB Says:

    [...] puisi baru Kenzt tersebut bisa kamu baca di Odecya. Judulnya “Meski Tak Puitis“. Share and [...]

  3. Odecya.Com: Meski Tak Puitis dalam Puisi Cinta AB Says:

    [...] puisi baru Kenzt tersebut bisa kamu baca di Odecya. Judulnya “Meski Tak Puitis“. Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and [...]

Leave a Reply